Jakarta - Terus dijanjikan akan mulai dibayar, hingga kini pelunasan tunggakan gaji pemain oleh klub belum mengalami kemajuan. Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) pun berniat melaporkannya ke FIFPro (asosiasi pemain profesional).
Terkait tunggakan gaji pemain, APPI sebenarnya sudah melakukan pembicaraan dengan PSSI dan dua operator liga yakni ISL dan IPL. Ada dua mekanisme yang sebelumnya disepakati, di mana ISL dan IPL diminta membuat laporan berkala soal proses pelunasan tersebut setiap bulannya.
Namun hingga sebulan setelah kesepakatan tersebut ternyata belum ada perkembangan soal pelunasan gaji tersebut. Kondisi inilah yang membuat APPI berniat melaporkannya ke FIFPro.
"Tentunya kami harus mengambil langkah selanjutnya. Kebetulan besok Minggu 11 Mei saya ada penugasan ke Belanda dan sekaligus melaporkan kepada FIFPro soal masalah penunggakan gaji. Agar bisa tahu apa langkah selanjutnya yang harus kami lakukan," ujar CEO APPI Velantino Simanjuntak, Jumat (10/5/2013).
Valentino menjelaskan sambil menunggu perkembangan soal penyelesaian gaji tersebut sudah ada beberapa pemain yang telah bersiap menempuh jalur hukum untuk masalah penunggakan gaji tersebut.
"Siapa saja pemainnya yang mau melapor ke jalur hukum belum bisa disebutkan. Nanti kalau sudah masuk gugatannya baru akan kami umumkan. Sekarang tinggal dipersiapkan semuanya."
"Tapi memang ada beberapa pemain yang belum menyerahkan data lengkap. Sehingga saat sulit untuk dilaporkan. Tapi yang jelas kami siap melakukan pendampingan. Tetapi bukti tolong disiapkan. Jangan sampai hanya melalui mulut saja. Karena bisa ditolak saat laporan ini butuh bukti yang lengkap," terang dia.
Galery Foto Cewek - Cewek Seksi :
Sumber